Struktur Data Graph: Pengertian, Jenis, dan Kegunaannya.

Pengertian Graph

Graph adalah jenis struktur data umum yang susunan datanya tidak berdekatan satu sama lain (non-linier). Graph terdiri dari kumpulan simpul berhingga untuk menyimpan data dan antara dua buah simpul terdapat hubungan saling keterkaitan.

Simpul pada graph disebut dengan verteks (V), sedangkan sisi yang menghubungkan antar verteks disebut edge (E). Pasangan (x,y) disebut sebagai edge, yang menyatakan bahwa simpul x terhubung ke simpul y.

Jenis-jenis Graph

Graph dapat dibedakan berdasarkan arah jelajahnya dan ada tidaknya label bobot pada relasinya.

Berdasarkan arah jelajahnya graph dibagi menjadi Undirected graph dan Directed graph.

Karakteristik Graph

Graph memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:

  • Jarak maksimum dari sebuah simpul ke semua simpul lainnya dianggap sebagai eksentrisitas dari simpul tersebut.
  • Titik yang memiliki eksentrisitas minimum dianggap sebagai titik pusat dari graph.
  • Nilai eksentrisitas minimum dari semua simpul dianggap sebagai jari-jari dari graph terhubung.

Fungsi dan Kegunaan Graph

Fungsi dan kegunaan graph di antaranya:

  • Graph digunakan untuk merepresentasikan aliran komputasi.
  • Digunakan dalam pemodelan grafik.
  • Graph dipakai pada sistem operasi untuk alokasi sumber daya.
  • Google maps menggunakan graph untuk menemukan rute terpendek.
  • Graph digunakan dalam sistem penerbangan untuk optimasi rute yang efektif.
  • Pada state-transition diagram, graph digunakan untuk mewakili state dan transisinya.
  • Di sirkuit, graph dapat digunakan untuk mewakili titik sirkuit sebagai node dan kabel sebagai edge.
  • Graph digunakan dalam memecahkan teka-teki dengan hanya satu solusi, seperti labirin.
  • Graph digunakan dalam jaringan komputer untuk aplikasi Peer to peer (P2P).
  • Umumnya graph dalam bentuk DAG (Directed acyclic graph) digunakan sebagai alternatif blockchain untuk cryptocurrency. Misalnya crypto seperti IOTA




Komentar